Friday, October 28, 2011

Review Creative Ziio 7

Tablet ini diumumkan pertama kali pada tahun 2010 lalu bersamaan dengan Creative Ziio 10 inci. Dari spesifikasi tidak menjanjikan banyak hal. Creative Ziio 7 merupakan tablet yang berjalan pada sistem operasi Android 2.1 yang sedikit dimodifikasi, dilengkapi layar sentuh resistif, konektivitas 3G, dan sayangnya tidak ada Android Market.

Desain

Creative Ziio 7 dibangun dengan material plastik berwarna putih yang sederhana. Terlihat kokoh dan cukup menawan. Meskipun tampilannya tak mewah seperti tablet high-end, tablet asal Singapura ini menyajikan sesuatu yang berbeda dibanding perangkat kelas menengah lainnya. Memberikan rasa nyaman saat digunakan, terutama pada layar 7 inci-nya yang responsif.

Ziio disokong prosesor ARMv7 rev 1(v7I) berkecepatan 800Mhz yang duduk bersama RAM 512MB dan ROM 2GB, memori internal 8GB. Sementara fitur hardware-nya adalah speaker stereo, slot microSD untuk ekspansi penyimpanan, kamera depan VGA, dan sensor accelerometer untuk melakukan perpindahan tampilan layar (landscape maupun portrait).

Di atas bodi perangkat, Anda akan menemukan mini USB connector, port mini-HDMI untuk koneksi ke layar yang lebih besar, mikrofon, 3.5 mm audio jack, dan tombol on/off/standby. Di sisi kirinya ada lubang micro-SD dan di sebelah kanannya terbenam tombol volume. Di bagian bawah ditemukan port pengisian daya baterai 5V, dan tentunya ada empat tombol sentuh: Search, Home, Settings, dan Back. Sementara di belakang bodi hanya ada logo ‘CREATIVE‘ dan dua lubang speaker kecil di bagian bawah (tidak ada kamera belakang).

Layar Kurang Tajam

Layar sentuh yang digunakan berjenis kapasitif. Saat kami coba, cukup responsif dan sensitif. Meskipun di dalam paket penjualannya sudah disediakan stylus, kami rasa pengoperasian menggunakan jari tangan sudah cukup memuaskan. Reaksinya terasa cepat dan tidak ada lag sama sekali. Hanya dengan sentuhan lembut, semua menu yang ada bisa Anda telusuri dengan mudah.

Namun sayang, resolusi layarnya masih 480×800 piksel. Jauh jika dibandingkan dengan Galaxy Tab 7 yang memiliki resolusi 1024×800 piksel. Alhasil, ketajaman warna menjadi berkurang. Hal ini terbukti ketika kami menyaksikan video definisi tinggi. Warna yang dihasilkan terlihat dingin dan kurang tajam. Bukan itu saja, sudut pandangnya pun terasa kurang luas.

Tak masalah jika Anda menonton video sendirian, tetapi orang yang duduk di sebelah Anda hampir tak bisa melihatnya. Jadi kesimpulannya, jika Anda menunjukkan Ziio kepada teman Anda, mereka mungkin akan terpukau dengan beberapa fitur yang ada. Tetapi mereka tidak akan terkesan dengan layarnya.

User Interface

Seperti yang kami jelaskan di atas, tablet ini berjalan pada sistem operasi Android 2.2.1 Froyo yang telah dimodifikasi. Namun sayang, modifikasi yang dilakukan malah membuat software yang ada kurang memadai. Tidak adanya aplikasi standar Google, seperti Gmail, Sinkronisasi, dan Android Market. Ini berarti tidak adanya akses mudah ke ribuan aplikasi Android. Creative hanya menydiakan toko aplikasi bawaan, ZiiStore.

Meski demikian, Ziio memiliki antarmuka yang sederhana dan menarik. Ada sebuah dermaga di bagian bawah layar yang menampilkan ikon aplikasi seperti ZiiMusic, ZiiVideo, ZiiPhoto, dan Browser. Jika menekan tanda panah di bagian atas dermaga ini akan menampilkan seluruh menu aplikasi. Sisanya, Anda bebas mengisi berbagai widget dan cara pintas pada tiga layar utama.

Multimedia

Ziio adalah wireless entertainment tablet, yang mana dirancang untuk men-streaming musik secara nirkabel melalui koneksi Bluetooth dan apt-X yang dirancang khusus untuk transmisi audio secara nirkabel tanpa hambatan. Untuk membuatnya bekerja dengan baik, Anda hanya perlu membuat konten baru. Caranya cukup sambungkan Ziio ke komputer Anda, kemudian drag musik, video, dan foto ke folder penyimpanan yang Anda buat.

Ziio mendukung berbagai format audio termasuk MP3, AAC, FLAC WMA9, OGG, ADPCM, MIDI, WAV, dan Format Audible 4. Format video yang didukung meliputi H.264, MPEG4, WMV9, MJPEG, MOV, AVI, dan MKV. Namun sayang, Ziio tidak memiliki dukungan Flash, yang berarti Anda tidak bisa membuka video YouTube. Namun Anda dapat memperbaikinya dengan menginstal browser alternatif, tetapi tentunya kurang ideal.

Konektivitas

Ziio mendukung koneksi 3G. Sebagai alternatif lain untuk berinternet bisa melalui koneksi WiFi. Untuk koneksi jarak dekat tersedia Bluetooth 2.1. Tersedia pula mini USB connector, port mini-HDMI, dan 3.5mm audio jack.
Kesimpulan

Creative Ziio 7 memang bukan produk premium, sehingga tampilannya kurang bergaya. Meski demikian, tablet ini sangat layak dimiliki, terutama bagi Anda yang gemar browsing dan menikmati konten hiburan tanpa batas. Namun sayang, tablet ini tidak memiliki Android Market, tidak ada kamera belakang, dan tidak ada Flash Player untuk menyaksikan YouTube.

Harga: Rp 1.999.000

Spesifikasi

Sistem Operasi: Android 2.2.1 Froyo Dimensi: 207.4 x 133 x 13.7mm Berat: 415g Display: Layar Sentuh 7 inci, 800 x 480 piksel Kamera: VGA, front facing (no flash) Fitur Lain: Prosesor ARMv7 rev 1(v7I) 800Mhz, RAM 512MB, ROM 2GB, memori internal 8GB, micro-SD up to 32GB, Wi-Fi IEEE 802.11 b/g, Bluetooth 2.1, HDMI, Email,Push Email, ZiiStore.

Related Post



0 comments:

Post a Comment

Apa yang ada di pikiranmu ungkapkan sekarang

 
DevilZhare is Your Share © 2011